justjlm.org – Dalam dunia yang serba cepat, semua orang seperti berlomba. Bangun pagi langsung dikejar jadwal, buka media sosial isinya berita ramai, bahkan waktu istirahat pun sering terpotong oleh notifikasi yang nggak ada habisnya. Akhirnya kita merasa lelah, cemas, dan nggak benar-benar menikmati hidup.
Di sinilah konsep slow living muncul sebagai angin segar. Bukan berarti lambat dalam segala hal, tapi lebih ke menyadari setiap momen dan hidup dengan ritme yang lebih sesuai dengan diri sendiri. Nah, kalau kamu penasaran gimana cara mulai gaya hidup slow living, yuk simak 7 cara simpel berikut ini!
1. Mulai Hari dengan Tenang, Bukan dengan Terburu-buru
Bangun pagi dengan terburu-buru bisa langsung bikin stres sejak awal hari. Cobalah bangun 15–30 menit lebih awal dari biasanya. Gunakan waktu ini untuk duduk santai, minum air putih, atau sekadar menarik napas dalam-dalam sambil memikirkan apa yang ingin kamu syukuri hari itu.
Saat pagi dimulai dengan damai, tubuh dan pikiran jadi lebih siap menghadapi aktivitas. Perlahan kamu akan sadar kalau pagi hari bukan cuma tentang buru-buru kerja, tapi juga momen penting untuk menata emosi.
2. Kurangi Multitasking, Fokus pada Satu Hal
Multitasking memang terdengar keren, tapi seringkali justru bikin kita nggak maksimal dalam mengerjakan sesuatu. Coba deh mulai belajar menyelesaikan satu hal dalam satu waktu. Misalnya saat makan, fokuslah makan tanpa sambil scroll HP atau kerja.
Dengan cara ini, kamu akan lebih menikmati aktivitas, hasilnya lebih baik, dan pikiran juga lebih tenang. Ini langkah sederhana tapi ampuh untuk memulai hidup yang lebih mindful.
3. Sisihkan Waktu untuk Diri Sendiri
Dalam sehari, penting banget untuk punya waktu ‘me time’. Nggak harus lama atau mewah, cukup beberapa menit untuk ngopi sambil baca buku, mendengarkan musik favorit, atau menulis jurnal. Waktu tenang seperti ini membantu kamu terhubung lagi dengan diri sendiri.
Gaya hidup slow living bukan soal menunda pekerjaan, tapi soal memberi ruang agar hidup terasa lebih seimbang. Saat kamu lebih mengenal dirimu, kamu akan lebih tahu ritme hidup yang cocok buatmu.
4. Belajar Berkata “Tidak”
Kita sering merasa harus menyenangkan semua orang, sampai-sampai menyetujui hal yang bikin lelah atau bikin jadwal makin padat. Mulai sekarang, pelan-pelan belajar bilang “tidak” kalau memang kamu butuh waktu istirahat atau butuh jeda.
Slow living mengajarkan kita bahwa hidup yang tenang juga soal membatasi apa yang nggak perlu. Nggak semua undangan atau ajakan harus diterima, dan itu nggak masalah.
5. Jauhkan Diri dari Gadget Sesekali
Ponsel dan media sosial sering bikin kita nggak sadar waktu. Coba atur waktu bebas gadget, misalnya 1 jam sebelum tidur atau saat makan malam. Gunakan waktu itu untuk ngobrol dengan orang rumah, menikmati makanan, atau jalan kaki di sekitar rumah.
Kebiasaan ini bukan cuma mengurangi stres, tapi juga membantumu menikmati hidup secara langsung, tanpa filter dan notifikasi.
6. Sederhanakan Gaya Hidup dan Konsumsi
Slow living juga berarti nggak terjebak dalam konsumsi berlebihan. Nggak harus selalu beli barang baru atau mengikuti tren. Fokuslah pada apa yang benar-benar kamu butuhkan. Misalnya punya sedikit pakaian tapi semuanya nyaman dan kamu suka, daripada lemari penuh tapi bikin bingung setiap pagi.
Dengan hidup yang lebih sederhana, kamu bisa mengurangi distraksi dan lebih menghargai apa yang sudah dimiliki. Dan yang paling penting: dompet pun jadi lebih aman.
7. Nikmati Proses, Bukan Sekadar Hasil
Kita sering buru-buru pengen sampai di tujuan: naik jabatan, punya penghasilan besar, atau mencapai target tertentu. Tapi gaya hidup slow living mengajarkan bahwa proses juga penting untuk dinikmati. Saat kamu mulai menikmati tiap langkah, hidup terasa lebih bermakna.
Misalnya saat masak, jangan hanya fokus hasilnya. Nikmati juga proses memotong bahan, mencium aroma tumisan, dan menata makanan. Saat menulis, nikmati sensasi jari di keyboard dan ide yang mengalir. Hidup akan terasa jauh lebih damai saat kamu benar-benar hadir di setiap momen.
Penutup
Menjalani gaya hidup slow living bukan berarti kamu malas atau nggak produktif. Justru sebaliknya, kamu belajar mengenali ritme hidupmu sendiri dan menjalaninya dengan lebih sadar dan bahagia. Lewat 7 langkah sederhana di atas, justjlm.org berharap kamu bisa mulai menemukan ketenangan di tengah hiruk-pikuk dunia modern.
Nggak perlu langsung sempurna. Cukup mulai dari satu hal kecil dulu. Semakin kamu terbiasa, semakin alami slow living menjadi bagian dari gaya hidupmu. Nikmati prosesnya, dan biarkan hidup berjalan dengan ritme yang kamu pilih sendiri.